Home » » BOXING DAY Di Liga Inggris

BOXING DAY Di Liga Inggris

Written By Muhammad Afdhal on 12/26/2012 | 9:06 pm

"Boxing Day", terutama pertandingan sehari setelah Natal di ajang Liga Inggris, menjadi salah satu tradisi yang istimewa dalam persepakbolaan di negeri itu. Asal usul "Boxing Day" banyak versinya. Mengapa disebut "Boxing Day"? Tanggal 26 Desember merupakan hari ketika masyarakat Inggris saling memberi hadiah atau bingkisan yang dibungkus dalam sebuah kotak (box).

Karena itu, tanggal 26 Desember disebut sebagai "Boxing Day". Gereja-gereja di Inggris, dalam hal ini pastor-pastor Anglikan, bisa jadi memulai tradisi "Boxing Day" ketika mereka membuka kotak sumbangan yang selama ini diisi oleh para jemaat untuk diberikan kepada yang membutuhkan sehari sesudah hari Natal.

Cerita lain mengatakan tanggal 26 Desember adalah hari ketika para bangsawan memberi hadiah (kotak hadiah yang dalam bahasa Inggris adalah box) kepada pelayan dan karyawan-karyawannya, kira-kira seperti bonus hari raya. Lebih jauh, "Boxing Day" kemudian dijadikan hari libur nasional di Inggris, Wales, Irlandia, dan Kanada semenjak 1871.

Hubungannya dengan sepak bola adalah tujuannya memberi masyarakat setempat hiburan karena tak ada lagi yang bisa mereka lakukan di "Boxing Day" kecuali bersantai di rumah dan memakan makanan sisa Hari Natal sambil menonton televisi. Istilah "Boxing Day" semakin akrab dengan sepak bola karena industrialisasi sepak bola di Inggris.

Dengan partai-partai penting bertajuk dan semakin populernya Liga Inggris, istilah "Boxing Day" pun diasosiasikan sebagai pertandingan sepak bola setelah Natal di Inggris. Ketika kompetisi di belahan Eropa lain mengalami masa jeda, Liga Primer tetap memainkan pertandingannya sehari setelah Natal untuk menyemarakkan masa liburan warga Inggris.

Tradisi "Boxing Day" dalam sepak bola berasal dari dua klub tertua di dunia, Sheffield FC versus Hallam FC, pada 1860. Cikal bakal klub sepak bola modern berawal dari kedua klub tersebut. Duel klub tersebut melahirkan klub-klub lainnya, dan akhirnya terbentuklah liga sepak bola modern pada 1888/1889.

"Boxing Day" menjadi favorit pada masa liburan. Setiap tim bertanding untuk memberikan kado berupa kemenangan bagi para pendukungnya. Ajang "Boxing Day" membuat para pemain memiliki motivasi lebih untuk memberikan yang terbaik
Share this article :
 
Support : Nanggroe Corner | Muhammad Afdhal | Pasang Iklan
Copyright © 2009-2013. INTERNAZIONALE 1908 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger