Bursa Transfer

Cat-2

Cat-3

Cat-4

» » preview match PSAP SIGLI VS PERSIH TEMBILAHAN : HUKUM KARMA UNTUK PERSIH,WAJIB !!



Tuan rumah PSAP Sigli berkomitmen untuk mengusung misi balas dendam kala menjamu Persih Tembilahan pada pertandingan kandang yang digelar di Stadion Kuta Asan Sigli, Pidie, Sabtu (2/4) petang. Misi yang diusung ‘Laskar Aneuk Nanggroe’ (julukan PSAP) ini merupakan bentuk revans atas kekalahan telak 0-2 dari ‘Harimau Rawa’ (julukan Persih) pada putaran pertama dulu di Stadion Rawa Beringin, Tembilahan.

Bukan kekalahan mencolok yang memantik misi balas dendam anak-anak Pidie. Tapi, perlakuan kubu Tembilahan yang jauh-jauh dari nilai-nilai sportivitas lah yang mengakibatkan aura dendam terbakar. Pasalnya, pada laga di kandang Persih kala itu, PSAP ‘dikerjaain’ habis-habisan sang tuan rumah. Kecuali keberpihakan wasit, teror simultan tim ‘Harimau Rawa’ sangat menyakitkan pasukan Anwar. Terlebih lagi, imbas dari perlakuan buruk tuan rumah yang memicu kericuhan saat itu, seorang pemain PSAP Sayuti menjadi korban pemukulan aparat keamananan yang sedianya mengayomi pemain.

Belum puas di lapangan, para penonton Tembilahan juga mengepung Hotel Nuriah, tempat penginapan tim PSAP. Insiden pahit yang dirasakan Reza Fandi Cs ini tentu tidak mudah terlupakan begitu saja oleh pemain maupun barisan pendukung PSAP yang tergabung dalam Pasukan Anak Rimba Raya (PARR).

Meski begitu, Manajer PSAP Sigli, Muhammad Yasin Amin kepada Serambi, Kamis (31/3), mengatakan, pihaknya tetap meminta kepada pemain untuk menjunjung tinggi sportivitas di lapangan. Kendati hati masih sakit dan membekas luka akibat perlakuan di Tembilahan.

“Siapa yang tidak sakit hati tim kita diberlakukan begitu sampai pemain harus menjadi korban. Tapi, kita tidak ada niat membalas demdam,” katanya. Karena, menurutnya, pelaku pemukulan terhadap pemain PSAP belum tentu ikut dalam kontingen tersebut. “Sehingga tidak etis ‘kambing kampung’ yang berbuat salah justru ‘kambing gunung’ yang harus menanggung petaka,” ujarnya sedkit bertamsil. Makanya, M Yasin menekankan, penonton sedianya selalu menjaga kedamaian supaya tidak menimbulkan kerusuhan.

Imbauan senada juga diutarakan Ketua Umum Laskar Aneuk Nanggroe, Zuhri Mauluddinsyah Adan, kepada Serambi, kemarin. Menurutnya, kesalahan Persih Tembilahan yang tidak sportif saat meladeni PSAP di partai tandang pada putaran pertama dulu memang menyakitkan. Pun begitu, publik Pidie sedianya tetap menyambut mereka dengan senyuman. “Tatap mata mereka dengan sorotan yang tajam. Ajari mereka sistem berkompetisi beretika,” tandasnya.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

About the Author Muhammad Afdhal

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

No comments

Leave a Reply

Streaming

video

Sepak Bola

INTER Dalam Sejarah

Artikel Bebas