Javier Zanetti pun bereaksi mengimbangi semua kiritikan keras yang dialamatkan untuk timnya terkait hasil buruk yang dituai Inter dalam sepekan terakhir.
Kapten Nerazzurri itu berupaya untuk menyegarkan kembali suasana dengan mengatakan fans sepatutnya menilik pencapaian Inter dalam enam tahun terakhir ini, termasuk yang teraktual adalah treble gelar sebagai pandangan betapa gigihnya sepak terjang La Beneamata ketimbang melihat hasil akhir-akhir ini, bukan sebaliknya mencibir.
Tak lebih sepekan ini, Inter memang menjadi bulan-bulanan rivalnya. Di Serie A, mereka ditumbangkan seteru bebuyutannya, AC Milan, 3-0 di Derby Della Madonnina. Kekalahan itu menjalar saat Inter dipaksa bertekuk lutut oleh Schalke 5-2 di perempat-final leg pertama Liga Champions dan ironisnya, kekalahan itu diraih di rumah mereka sendiri, Giuseppe Meazza.
Sontak peluang untuk mempertahankan trophy di kedua kompetisi itu menipis meski segalanya masih memungkinkan. Namun Zanetti berupaya meyakinkan fans dengan merefleksikan periode terbaik Inter di enam tahun ke belakang.
"Kami semua menelan pil pahit dari kekalahan melawan Milan dan Schalke, kecuali tim ini memang tidak mencapai hasil apa-apa, namun lihatlah dalam enam tahun terakhir," ujar Zanetti menjelaskan pencapaian Inter dalam kurun waktu enam tahun ke belakang, seperti dikutip dari Inter Channel.
"Akan selalu ada orang-orang yang menunggu untuk mengkiritik kami, tetapi kami paham bagaimana dampaknya, kami akan bereaksi dan kemudian kami melampauinya."
"Fans Inter tidak semestinya membiarkan dirinya terkondisikan oleh kritik dan juga dari semua yang mereka katakan dan tulis selama beberapa hari terakhir," tandasnya.
Inter akan melakoni laga kontra Chievo akhir pekan ini sebelum kembali melawat ke Gelsenkirchen untuk bertolak ke Jerman menghadapi Schalke di leg kedua pada Rabu depan.
No comments